#Pandangan sesat mengenai tarot!
Bukan sebatas orang lain yang men-judge Dewi aneh. Keluarga terdekatnya pun pernah beranggapan demikian. Sekali lagi, makna di masyarakat masih belum jelas dan lebih condong ke pandangan negatif mengenai tarot.
"Pada awalnya keluarga menganggap saya aneh," tegasnya.
Tapi, untungnya, Dewi tidak sampai dianggap sesat atau bahkan dihujat hingga membuat dia depresi. Sekali pun itu akan terjadi pada dirinya sekarang, dia menjelaskan, silahkan datangi dirinya. "Mari kita diskusi bersama dan dia akan saya ajari baca tarot," ungkap Dewi.
Pernyataan itu bisa keluar tentu karena dasar pengetahuan yang dimiliki Dewi. Kembali ke pembahasan di awal, tarot adalah sesuatu yang bisa dipelajari dan siapa pun bisa melakukannya. Buku tarot menjadi landasan utama dalam pemaknaan setiap kartu yang ada.

Tidak bisa dipungkiri, Dewi pun berharap suatu hari nanti tarot bisa bersahabat dengan siapa pun. Itu kenapa perempuan yang hobi berennag ini ingin sekali mengenalkan tarot ke banyak orang.
"Saya percaya bahwa tarot itu bukan sesuatu yang mistis. Semua orang bisa mempelajarinya. Dari tarot juga saya merasa lebih berguna untuk orang lain," paparnya.
Sebagai tambahan, mungkin beberapa dari Anda ada yang penasaran mengenai pertanyaan ini; apakah sang pembaca tarot melakukan ritual khusus sebelum membaca?
BACA JUGA : Siswa SMP Main Reog Ponorogo Pakai Papan Tulis Kelas, Endingnya Bikin Netizen Auto Ngakak!
Dengan santai Dewi menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut, "Tidak ada ritual khusus. Hal yang penting diperhatikan sebelum membaca tarot adalah perut kenyang dan hati bahagia," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.