(de Muttaqin)
Terlepas dari latar belakangnya itu, siapa sangka anak lelaki dari pasangan mendiang Muhammad Abduh dan Siti Maryam ini, kini menjadi seorang hafidz qur’an. Santri Pesantren de Muttaqin ini mulai menghafal Al-Quran sejak usia 8 tahun dan berhasil hafal 30 juz dalam waktu 6,5 bulan. Bahkan pencapaiannya itu membuatnya mendapat hadiah ibadah umroh. Di mana Kamil adalah santri pertama yang berhasil berangkat umroh.
Tidak hanya sekedar hafal 30 juz, Kamil juga hafal nomor dan nama surat, nomor ayat, nomor halaman dan bahkan urutan baris yang dibacanya. Selain itu, dia juga hafal 500 hadits beserta rawinya. Kamil sendiri pernah menjadi juara ketiga pada lomba Hafidz Indonesia tahun 2017 dan menempati posisi keenam pada lomba Hafidz Internasional 2018 di Jeddah.
Bakatnya yang luar biasa dalam menghafal ayat-ayat Al-qur’an bahkan membuatnya diundang sebagai tamu undangan khusus dari Dewan Mufti Rusia. Berdua dengan Muhammad Ghozali Akbar (10) yang juga hafidz cilik, lantunan ayat Qur’an mereka bergema di puncak MTQ Internasional Moskow ke-19 di Moskow, Rusia pada 21 Oktober 2018 lalu.
(de Muttaqin)