Satu dari 10 orang mengungkapkan bahwa kenangan masa kecil dapat menyemangati mereka ketika mereka merasa stres, 1 dari 7 orang menyatakan itu membantu mereka rileks dan 1 dari 5 orang merasa lebih termotivasi dan positif ketika mereka memikirkan kenangan indah seperti perjalanan sekolah dan liburan bersama keluarga. Kinderman mengatakan ada alasan untuk menjelaskan bahwa dengan bernostalgia dapat membantu membentuk persepsi tentang dunia di sekitar kita.
"Para filsuf dan psikolog sepakat bahwa apa yang kita ingat seperti konsep diri kita, pemahaman kita tentang diri kita sendiri, orang lain dan cara dunia bekerja semua bergantung pada ingatan kita," kata Kinderman. "Perasaan kita tentang siapa kita, kemampuan kita untuk bahagia dan terpenuhi sangat bergantung pada ingatan kita," tambahnya.
Dia juga melanjutkan penjelasnya bahwa satu metode yang dapat digunakan orang tua untuk membantu anak-anak mereka mempertahankan kenangan indah adalah metode meditasi 5-4-3-2-1. Maksud dari metode ini yakni mendorong mereka untuk memperhatikan lima hal yang dapat mereka lihat, empat hal yang dapat mereka dengar, tiga hal yang dapat mereka rasakan, dua hal yang dapat mereka cium dan satu hal yang dapat mereka cicipi.
Seperti yang dikatakan Kinderman, "kenangan tidak seperti film". Mereka adalah pengalaman multi-indera yang secara alami dapat berubah seiring waktu. Metode 5-4-3-2-1 sering digunakan sebagai cara agar orang yang menderita kecemasan atau stres dapat melupakan pikiran-pikiran tentang masalah mereka.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.