Untung ada sebuah keluarga yang menerima tawarannya. Baginya, jika mau menghuni hutan, itu sama dengan melestarikan hutan pemberian Tuhan. Setelah dua tahun berlalu, pohon-pohon yang ditanam seperti pisang dan nangka pun berbuah.
Koh Iping membelinya jika sedang berkunjung untuk dibawa pulang ke kota. Bahkan, setiap apa yang dimakan dan diminumnya, dia membayarnya.
“Dengan begitu, kita menghargai setiap jerih payah kita. Terpenting lagi, kita menghargai pemberian Tuhan,” ujarnya. Sensasi ini juga dikemukakan salah satu pengunjung, Ganis, 30.
Warga Kota Serang itu mengatakan, daerah ini sangat sejuk dan mengesankan sehingga dia kerap berlama-lama di kawasan Rumah Hutan Cidampit.
“Daerah di kawasan Rumah Hutan ini sangat sejuk dan nyaman. Kami sangat betah jika berkunjung ke kawasan ini,” kata Ganis.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.