Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hilangkan Penat ke Rumah Hutan Cidampit, Wisata Alam di Kota Serang

Agregasi Koran Sindo , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2018 |16:00 WIB
Hilangkan Penat ke Rumah Hutan Cidampit, Wisata Alam di Kota Serang
Rumah Pohon (Foto: Indonesia.Tourism)
A
A
A

Lim Oei Ping merupakan pria keturunan Tionghoa asal Sulawesi Tengah. Dia merantau ke Serang sejak 1962. Rumah Hutan adalah cita-citanya sedari dulu.

Menurutnya, Rumah Hutan adalah ‘Surga’ yang harus dijaga dan dirawat. Koh Iping, panggilan sang pemilik Rumah Hutan Cidampit, pelan-pelan mewujudkan cita-citanya. Pada 2005, dia membeli tanah seluas 6.000 m2.

Dia mengajak beberapa warga untuk menatanya. Pohon-pohon yang tidak perlu dibabat sehingga beberapa pohon durian tampak indah seperti bonsai raksasa. Semak-semaknya juga dibabat dan ditanami rumput.

Lalu, dia membangun pondok-pondok, lumbung padi, perpustakaan, lapangan badminton, hingga kandang ayam dan kambing. Kawasan kemudian diberinya nama “Rumah Hutan”. Setiap sebulan sekali, dia datang ke ësurganyaí.

rumah pohon

Bagi Koh Iping, hutan adalah anugerah terindah dari Allah SWT. Koh Iping menawarkan beberapa warga untuk menjaga “surga” miliknya. Bahkan, dia memberinya gaji rutin per bulan.

“Mereka kaget. Tinggal di hutan bukanlah tradisi mereka? Padahal, saya menawarkan sistem íhak milikí. Mereka saya berdayakan dan saya beri penghargaan dengan cara memiliki setiap tanaman yang mereka tanam,” ungkapnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement