SUARA serangga yang dikenal dengan sebutan Garengpung menjaga semangat belasan anak SD Kanisius Kenalan, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah yang sedang asyik mengerumuni daerah aliran sungai Bajing dan Padonan Durensawit, Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo, DIY pada Rabu pagi (27/3).
Rupanya mereka sedang mengamati belik (sumber mata air). Masing-masing fokus dengan tugasnya. Ada yang mengukur panjang, lebar serta kedalaman belik. Ada juga yang memeriksa kadar keasaman air. Lebih seru lagi saat mereka mengukur debit air yang muncul dari sumber mata air. Karena ternyata tidak mudah mengumpulkan tetesan air dari bebatuan untuk kemudian diukur debitnya.
Sambil bercanda dan tawa, anak-anak tetap konsentrasi meneliti sumber mata air. Selain mata air, lingkungan sekitar sumber mata air juga menjadi perhatian mereka. Tumbuhan, hewan, tanah, dan kebersihan di sekitarnya harus diamati dan dicatat di lembar kerja yang dibawanya.
Beginilah suasana belajar khas anak-anak desa yang dekat dengan lingkungan alamnya. ‘Tilik Belik’ atau dalam Bahasa Indonesia disebut ‘menengok mata air’ merupakan kegiatan rutin, sederhana yang biasa mereka lakukan dan bagian dari kegiatan belajar mengajar sekolah yang dikepalai oleh Yosef Onesimus Maryono.

Baca Juga: