(Baca Juga: 7 Gaya Hidup yang Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara)
Namun bukan hanya tangan jazz saja yang digunakan sebagai pengganti tepuk tangan. Di Jerman ada sekolah-sekolah tertentu yang menunjukkan tepuk tangan dengan cara mengetukkan buku-buku jari ke meja. Ada pula sebuah kantor yang karyawannya akan memukul meja bila ada teman yang resign.
Dikatakan dalam beberapa tahun terakhir, tepuk tangan memang sudah memiliki variasi. Terlebih untuk acara-acara yang bersifat formal. Sebagai contoh, bila dalam satu acara ada pidato yang bagus dari seseorang, tamu yang datang biasanya akan bertepuk tangan di bagian kalimat yang dianggap menarik. Kemungkinan tepuk tangan akan diulang lagi di bagian kalimat lain. Hal ini dianggap dapat mengganggu penyampaian isi pidato. Maka tepuk tangan tanpa suara menjadi pilihan.
Di sisi lain, tindakan untuk menggantikan tepuk tangan yang berisik menjadi tanpa suara juga mendapat kritik dari banyak pihak. Tak sedikit yang menganggap tindakan itu mempersulit mereka yang terganggu penglihatannya. Sebab orang-orang buta tentu tidak dapat melihat dan hanya bisa mendengar.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.