TEPUK tangan adalah tindakan spontan dan wajar yang diberikan seseorang ketika melihat sebuah pertunjukan yang mengagumkan. Entah itu pertunjukan musik, teater, pidato, atau apapun. Namun tampaknya hal itu sudah tidak bisa lagi dilakukan oleh mahasiswa di University of Manchester.
Alasannya karena serikat mahasiswa mengeluarkan aturan baru yaitu mengganti tepuk tangan dengan tangan jazz pada acara-acara yang diselenggarakan di kampus. Maksud dari aturan ini adalah menghormati orang-orang yang mengalami gangguan kecemasan dan masalah pendengaran. Tangan jazz sendiri merupakan ekspresi atau bahasa isyarat dari tepuk tangan yang ada di Inggris.
Untuk melakukan apresiasi dengan tangan jazz, seseorang hanya perlu melambaikan kedua tangannya di sisi tubuh Anda. Bisa di sekitar bahu maupun wajah. Tepuk tangan dengan cara ini bertujuan untuk memberi tahu orang-orang yang mengalami kesulitan pendengaran bahwa karyanya diapresiasi. Selain itu, terkadang ketika menonton pertunjukan tepuk tangan hanya dilakukan di pinggang atau di pangkuan yang membuatnya tidak terdengar.
Lantas dari mana tangan jazz berasal? Melansir Independent, Kamis (4/10/2018), tangan jazz diperkirakan berasal dari Perancis. Orang-orang tuli biasanya akan melambaikan serbet mereka di udara pada saat jamuan makan. Tindakan ini sebagai upaya menunjukkan tepuk tangan dan persetujuan.