Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waduh, Garis Rambut di Sepanjang Dahi Mundur Tanda Awal Kebotakan!

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |17:00 WIB
Waduh, Garis Rambut di Sepanjang Dahi Mundur Tanda Awal Kebotakan!
Ilustrasi (Foto: Healthgoesup)
A
A
A

GARIS rambut mundur perlahan alias receding hairline adalah salah satu tanda pertama dari kebotakan. Wanita dan pria sama-sama bisa mengalami hal ini, tapi memang lebih sering terjadi pada pria. Selain faktor usia, ada berbagai faktor lainnya yang bisa menyebabkan garis rambut Anda mulai mundur ke atas kepala.

Bagaimana saya tahu jika garis rambut sekitar dahi sudah mundur?

Garis rambut mundur ke atas kepala biasanya mulai tampak terlihat ketika pria berusia 30-an. Rata-rata, kondisi ini dimulai dari garis rambut di atas pelipis pada kedua sisi kepala, sementara garis rambut di bagian tengahnya tetap berada dekat dahi. Pola surutnya garis rambut ini akan membentuk huruf V di atas kepala, dan sering disebut sebagai widow peak. Lambat laun, kedua sisi dan bagian belakang kepala bisa botak sehingga tersisa hanya rambut di puncak kepala saja.

Kebalikannya pada wanita, garis rambut yang pertama kali akan mundur adalah bagian tengahnya hingga ke puncak kepala sementara kedua sisi dan bagian belakangnya akan menetap. Pola kemunduran garis rambut ini akan membentuk huruf U. Namun nyatanya, wanita lebih cenderung mengalami penipisan rambut dibandingkan pemunduran garis rambut atau kebotakan total.

Apa yang menyebabkan garis rambut mundur?

Ada banyak penyebab garis rambut sekitar dahi semakin mundur.

1. Usia

Penuaan adalah faktor kemunduran garis rambut yang paling utama. Penelitian menunjukkan bahwa pola kebotakan pada pria berhubungan dengan hormon androgen. Nah, semakin usia bertambah tua, semakin sedikit hormon androgen yang diproduksi oleh tubuh.

Setiap rambut pada kepala Anda memiliki siklusnya masing-masing. Setelah tumbuh maksimal, rambut akan rontok dan untuk digantikan dengan rambut baru. Biasanya, folikel rambut yang telah rontok akan diganti dengan folikel baru dalam ukuran yang sama.

Namun karena suplai hormon androgen tidak mencukupi, folikel rambut menyusut sehingga rambut baru tumbuh lebih tipis, pendek-pendek, dan lebih halus. Seiring waktu, folikel rambut makin menyusut, siklus pertumbuhan rambut berakhir, dan pada akhirnya tidak ada rambut baru lagi yang tumbuh.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement