Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengetahuan Ibu Berperan Penting agar Anak Terpenuhi Hak ASI-nya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 20 Agustus 2018 |14:45 WIB
Pengetahuan Ibu Berperan Penting agar Anak Terpenuhi Hak ASI-nya
Pengetahuan ibu berperan penting agar anak dapat hak ASI-nya (Foto:Ist)
A
A
A

PEMBERIAN Air Susu Ibu (ASI) eksklusif memang sangat penting bagi pertumbuhan buah hari Anda. Memberikan ASI tentu akan memberikan berbagai dampak positif seperti mencegah stunting, dan meningkatkan kecerdasan sang anak.

Setelah menjalani Pekan ASI Sedunia (PAS) 2018 yang berlangsung pada 1 hingga 7 Agustus lalu. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), mengimbau para orang tua untuk lebih berperan aktif dalam pemberian ASI kepada para anaknya.

Pasalnya pemberian ASI merupakan hak setiap anak. Oleh sebab itu, pemberian ASI eksklusif dan pola asuh yang tepat akan membuat seorang anak tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. ASI juga bisa mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak dengan lebih baik.

“Masalah yang kamu hadapi saat ini adalah stunting yang membuat seorang anak menjadi tidak cerdas. Selain itu, masalah anak obesitas, juga menjadi tantangan kami yang kedua. Yang bisa kami lakukan pada saat ini adalah memastikan seorang anak dapat memperoleh haknya,” tegas Menteri Nila, saat diwawancarai Okezone di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta (20/8/2018).

(Baca Juga: 8 Fakta Tersembunyi Tentang Joni, Salah Satunya Memang Hobi Panjat Pohon)

(Baca Juga: Hoax! Beredar Kabar Daging Sapi Berbuih Putih karena Kanker, Begini Penjelasan Dokter Hewan)

Saat ini pemerintah telah melahirkan peraturan no.33 tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif. Keberadaan peraturan tersebut berfungsi untuk memberikan penyediaan lingkungan yanf kondusif bagi seorang ibu untuk memberikan ASI.

Meski telah terdapat peraturan mengenai pemberian ASI eksklusif, namun masih banyak orang tua yang lalai dengan tidak memberikan apa yang menjadi hak anaknya. Para orang tua cenderung bersikap praktis dengan memberikan susu formula sebagai makanan pengganti ASI.

“Saat ini pemberian ASI oleh orang tua, belum ada hukumnya. Alhasil masalah ini seperti agak teracuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kami tidak boleh patah semangat untuk terus mensosialisasikan ini,” tambah Menteri Nila.

 

Nila juga menegaskan bahwa seorang ibu seharusnya memiliki kesadaran yang besar akan pentingnya ASI bagi anak mereka. Jika orang tua aktif dan sadar akan pentingnya kesehatan, maka keberhasilan pemberian ASI di Indonesia tentu akan semakin meningkat.

“Sebagai seorang wanita, ada baiknya Anda memiliki pengetahuan tentang pentingnya ASI. Jika Anda berperan aktif, maka hal ini akan berdampak pada keberhasilan pemberian ASI di Indonesia. Saya juga berencana memasukan perda ASI ini kedalam program GERMAS, agar lebih mudah disosialisasikan,” tuntasnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement