
"Suhu yang memecah ikatan rambut adalah 200°C. Semakin tinggi suhu, maka bisa mengubah warna rambut juga. Beberapa orang malah ada yang menggunakan catokan hingga 230°C dan itu benar-benar kabar buruk karena dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan," terang Dr Tim.
Sementara itu, Dr Tim juga mengatakan bila seorang perempuan memiliki rambut keriting, maka tidak seharusnya menaikkan suhu catokan untuk membuat rambutnya lebih bergaya menjadi lurus. Dalam sebuah wawancara mengatakan bila meluruskan rambut tidak membutuhkan panas berlebih. Melainkan usaha atau energi yang lebih banyak untuk melakukannya.
BACA JUGA:
Tak hanya itu, Dr Tim mengingatkan agar jangan menggunakan catokan pada rambut yang masih basah. "Jika rambut basah, panas akan mengubah cairan menjadi gas yang membuat rambut menjadi mengembang. Air yang terperangkap di korteks akan keluar dari untaian dan merusaknya," pungkasnya.
(Dinno Baskoro)