Pada kenyataannya, untuk sampai di level profesional, perjuangannya tidaklah mudah. Seorang chef harus betul-betul mempelajari teknik dasar dalam memasak, memahami culture kerja di dapur, serta menciptakan inovasi-inovasi terbaru di setiap masakannya.
"Selama 18 tahun saya berkarir, harus saya akui bahwa pressure kerja seorang chef sangat luar biasa. Saya pernah kerja selama 24 jam, dari jam 3 sore sampai jam 3 pagi. Hal ini saya lakukan, karena profesi ini bersentuhan langsung dengan keamanan pangan para konsumen," jelas salah satu anggota Ikatan Praktisi Kuliner Indonesia itu.
Saat ditanya terkait tantangan dan hambatannya, Stefu dengan antusias menjelaskan berbagai pengalaman unik selama menggeluti dunia chef. Di satu titik, ia pernah menghadapi permasalahan management food cost yang sangat krusial. Ini karena harga bahan makanan yang terus meningkat setiap waktunya.
BACA JUGA:
5 Profesi Ini Enak Kerjanya Cuma Jalan-Jalan, Bikin Iri!
"Selain permasalahan management, saya juga pernah mendapatkan complain dari seorang pelanggan, yang menyatakan bahwa hasil masakan saya tidak sesuai standar. Masalah seperti ini harus diselesaikan secara bijaksana. Karena ada juga yang complain dengan tujuan menjatuhkan karir kita," ujarnya.