"Saya sering melihat hal itu. Tapi sayangnya mereka lupa untuk mempelajari dasar memasak yang baik, seperti teknik memasak yang benar, cooking time yang tepat, cara memotong berbagai jenis bahan, keseimbangan cita rasa setiap komponen dalam hidangannya dan masih banyak lagi," ungkap Chef Degan saat dihubungi Okezone, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, tanpa menguasai teknik memasak yang benar mungkin sebuah hidangan hanya ditampilkan dengan cantik, tapi rasaya kurang. "Pada akhirnya sebuah masakan akan dinilai dari keseluruhan citarasanya saat dinikmati," tutur Degan.
Menjadi seorang juru masak yang handal, memang tidak semudah yang orang bayangkan. Profesi ini membutuhkan dedikasi yang tinggi dalam pengimplementasiannya di dunia kerja.

Untuk menjadi seorang chef profesional, dibutuhkan proses yang panjang dan tak jarang harus menguras tenaga dan juga waktu. Hal ini tentu saja berbanding terbalik seperti yang terlihat di layar kaca televisi.
"Profesi chef saat ini, sedang booming karena terbawa-bawa dengan acara-acara televisi. Yang terlihat memang glamour, chef dilambangkan layaknya celebrity. Jadi banyak yang mengira profesi chef itu menyenangkan. Padahal ada sebuah perjuangan di balik itu semua," tutur Chef Stefu Santoso, Executive Chef AMUZ Gourmet Restaurant.