Caranya berolahraga juga mengalami penyesuaian. Jika di masa muda Toshisuke biasa menghabiskan enam jam di gym dan tubuhnya akan pulih dalam dua hari, seiring pertambahan usia hal itu sudah sulit. Ia memangkas waktu latihan menjadi tiga jam dan beristirahat selama satu minggu untuk memulihkan diri.
Tubuhnya mulai kembali ke bentuk di masa muda, berotot dan bugar. Namun, ada masalah lain yang lazim terjadi pada manusia yang menua, yakni kulit yang mengkerut. Demi mengatasi masalah itu, Kanazawa rutin menggunakan minyak yang berasal dari kuda. Kulit yang terlihat kencang itu juga menjadi asetnya untuk mengikuti kejuaraan binaraga.
Pada 2016, Toshisuke Kanazawa yang sudah berusia 80 tahun berhasil menduduki peringkat enam dunia untuk kategori di atas 65 tahun. Namun, ia tetap membawa pulang medali emas karena tercatat sebagai kontestan tertua yang mengikuti kejuaraan serta decak kagum dari penonton. Ia mengaku tidak akan berhenti hingga usia 85 tahun kelak.
“Saya ingin menjadi orang tua super di komunitas binaraga sambil mengatasi penurunan fisik. Jika saya punya tujuan, saya selalu bisa melangkah maju. Saya harus terus bekerja keras,” ujar Toshisuke Kanazawa.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.