SEBAGIAN besar orang berusia lanjut (lansia) biasanya sudah cukup bersyukur apabila tidak menderita sakit pinggang atau punggung, tetapi tidak dengan pria berusia 81 tahun dari Jepang ini.
Dia malah tengah menikmati karier sebagai seorang binaragawan di usia yang tak lagi muda. Di saat pria paruh baya memiliki perut yang buncit, kakek ini memiliki tubuh berotot yang membuat dia terlihat lebih ganteng dari laki-laki yang berusia jauh lebih muda.
Lansia bernama Toshisuke Kanazawa tersebut adalah bukti nyata bahwa usia tidak menghalangi Anda untuk menjaga kebugaran sekaligus bentuk tubuh. Sebagai informasi, ia adalah seorang juara binaraga dua kali di masa muda. Setelah pensiun di usia 34 tahun, dia sempat tidak menjaga tubuhnya dengan benar.
Baca Juga: 4 Cara Mendapatkan Lebih Banyak Kesenangan dari Payudara Saat Bercinta

Kanazawa benar-benar berhenti berolahraga, mulai minum alkohol, merokok, dan makan apapun yang ia mau. Ketika tubuhnya mengembang, ia berulang kali menatap dengan penuh tanya benarkah yang dilihatnya adalah bentuk badan seorang juara binaraga nasional di Jepang.
Melansir dari Oddity Central, Rabu (25/7/2018), keadaan berubah ketika Kanazawa menginjak usia 50 tahun. Ia kembali mendapatkan motivasi untuk membentuk tubuh dan mulai rutin berolahraga. Apalagi Kanazawa mendapat motivasi tambahan dari istrinya tercinta.
Baca Juga: Jadi Ibu Bahagia Itu Sangat Mudah, Psikolog: Hanya Butuh Satu Hal Ini!

Sekira 30 tahun lalu, sang istri mulai sering jatuh sakit. Saat berpikir bagaimana cara membuat istrinya lebih baik, Kanazawa lantas mendapat ilham bahwa perempuan itu tidak pernah lebih bahagia daripada ketika dirinya menyabet gelar juara. Maka, demi membahagiakan sang istri, ia rela kembali berolahraga ke gym dan mengubah pola makan demi bentuk tubuh yang menawan.
Toshisuke berhenti merokok dan minum alkohol serta mulai mengonsumsi nasi yang tidak diberi pemutih. Ia juga rutin makan kacang kedelai, sop miso dengan telur dan suplemen protein, serta menghindari daging atau ikan karena sulit dicerna.
Caranya berolahraga juga mengalami penyesuaian. Jika di masa muda Toshisuke biasa menghabiskan enam jam di gym dan tubuhnya akan pulih dalam dua hari, seiring pertambahan usia hal itu sudah sulit. Ia memangkas waktu latihan menjadi tiga jam dan beristirahat selama satu minggu untuk memulihkan diri.
Tubuhnya mulai kembali ke bentuk di masa muda, berotot dan bugar. Namun, ada masalah lain yang lazim terjadi pada manusia yang menua, yakni kulit yang mengkerut. Demi mengatasi masalah itu, Kanazawa rutin menggunakan minyak yang berasal dari kuda. Kulit yang terlihat kencang itu juga menjadi asetnya untuk mengikuti kejuaraan binaraga.
Pada 2016, Toshisuke Kanazawa yang sudah berusia 80 tahun berhasil menduduki peringkat enam dunia untuk kategori di atas 65 tahun. Namun, ia tetap membawa pulang medali emas karena tercatat sebagai kontestan tertua yang mengikuti kejuaraan serta decak kagum dari penonton. Ia mengaku tidak akan berhenti hingga usia 85 tahun kelak.
“Saya ingin menjadi orang tua super di komunitas binaraga sambil mengatasi penurunan fisik. Jika saya punya tujuan, saya selalu bisa melangkah maju. Saya harus terus bekerja keras,” ujar Toshisuke Kanazawa.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.