Tas, kacamata hitam berbagai model, kalung, gelang, jepit rambut, hingga gantungan kunci, dan masih banyak yang lainnya dijual oleh para pedagang di pantai. Selain membeli barang-barang tersebut, wisatawan pun perlu berhati-hati, karena menggunakan jasa pembuatan tato dan pijat juga tidak luput dari denda.

Aturan yang cukup ketat ini dibuat karena pariwisata termasuk industri besar di Italia, tetapi banyak penduduk yang merasa jenuh jika musim panas. Hingga bulan lalu, walikota mengungkapkan destinasi wisata perlu diatur kembali untuk mengakomodasi kawanan turis pada musim panas.
Baca juga: Waduh! Pangeran Harry Tolak Gandeng Tangan Meghan Markle, Ada Apa Ya?
“Kami akan mencoba eksperimen serupa yang ada di Venesia. Saya memahami kesulitan yang dihadapi rekan Venetian, kami tidak bisa menghentikan kunjungan turis, tapi kami bisa melakukan sesuatu,” ucap Walikota Gianni De Martino.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.