Ketika kita tiba di atas, akan menemukan dua buah meriam di mana kedua buah meriam ini di gunakan para pejuang untuk melawan penjajah Belanda.
Baca juga: 3 Merek Indonesia Masuk 10 Mi Instan Terlezat di Dunia
Nama kedua meriam ini yakni, Meriam Simanis dan Meriam Lucsim, di lokasi Benteng Huraba ini, pas di tengah-tengahnya kita juga akan menemukan salah satu bangunan mirip castel, bangunan tersebut kita akan mendapatkan tulisan prasasti.
Tertulis di prasasti dalam pertempuran mempertahankan Benteng Huraba ini di bawah Pimpinan Komisaris Polisi Maskadiran pada tanggal 5 Mei 1949, 27 pejuang rela berkorban nyawa gugur sebagai melati kesuma bangsa.
Angkatan Darat 16 orang.Dan dari Polri 11 orang.Tertulis juga monumen Benteng Huraba ini di resmikan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Polisi DR.Awaloedin Djamin.MPA pada tanggal 21 November 1981.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.