Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Telur Asin Blitar yang Diklaim Made In Brebes

Antara , Jurnalis-Jum'at, 11 Mei 2018 |14:39 WIB
Kisah Telur Asin Blitar yang Diklaim <i>Made In</i> Brebes
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Semua kios buah tangan telur asin menjual dengan kemasan yang makin menarik, membuat siapapun tidak akan malu memberikan telur asin produksi Brebes, sebagai buah tangan.

Kelesuan Saat ini usaha telur asin di daerah penghasil bawang merah itu mengalami kelesuan akibat sudah beroperasinya jalan tol Pejagan-Brebes dua tahun lalu sehingga hanya pedagang di ruas Brebes Timur sampai Tegal yang masih bagus omset penjualannya.

Pada musim mudik 2018 ini, jalan tol sudah tembus sampai Pemalang dan jalan tol fungsional sampai Semarang. Ini menjadi petaka bagi pengusaha telur asin di Brebes karena jumlah kendaraan roda sempat yang melintas di depan kios-kios mereka dipastikan berkurang drastis.

Sebelum ada keberadaan tol, para pengusaha berani menyiapkan stok dua sampai tiga kali lipat dari normalnya. Namun menghadapi kenyataan akan terhubungnya jalur tol sampai Semarang membuat mereka hanya menyiapkan 20 persen dibanding stok hari-hari biasanya.

Nurhasani, pemilik Kios Tiptop mengatakan, pengalaman tahun lalu jumlah pemudik yang belanja oleh-oleh telur asin tidak sampai 5.000 telur sehingga tahun ini stok hanya sekitar 3.000 telur.

"Kami antisipasi karena mobil pemudik pasti banyak yang langsung ke Pemalang dan Semarang dan tidak keluar ke Brebes," kata pengusaha yang punya dua kios di jalur ke arah Jakarta dan arah Semarang itu.

Hal senada diungkap Adi, pemilik kios "Citra Rasa" yang letaknya sekitar 800 meter dari pintu tol Brebes Timur. Adi mengungkapkan, tahun ini hanya berani stok 3.000 dus sementara tahun sebelumya disiapkan 7.000 dus.

Ia memperkirakan musim mudik kali ini akan kembali turun penjualannya karena tol sudah bisa digunakan sampai Semarang.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement