TELUR asin memang memiliki berbagai kandungan mineral dan nutrisi untuk melancarkan peredaran darah tubuh dan mencegah penyempitan pembuluh darah. Kelebihan telur asin dibanding telur ayam atau bebek adalah lebih kaya kalsium, zat besi, dan garam inorganik lainnya.
Omega 3 dalam kandungan telur asin dapat membantu pertumbuhan sel-sel pada otak. Oleh sebab itu tak heran bila ada yang memanfaatkan telur asin sebagai suplemen kalsium dan zat besi.
Meskipun demikian, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi telur asin secara berlebihan, dikarenakan hal tersebut akan menciptakan masalah kesehatan baru. Untuk membuat telur asin itu sendiri, jenis telur yang dipilih berupa telur bebek.
Memiliki ukuran yang lebih besar, serta cangkangnya yang tebal membuat telur bebek tidak mudah rusak selama proses pengasinan berlangsung. Telur bebek juga memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi di bagian kuningnya, minyak tersebut yang akan memberikan tekstur seperti berpasir dan lebih gurih yang disukai banyak orang.

Gunakan telur bebek baru untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Masa penyimpanan untuk telur asin ini sendiri biasanya mencapai 8-10 hari jika disimpan dalam suhu 4 derajat celcius atau dalam suhu ruangan jika dimasak secara benar.
Anda juga bisa membuat telur asin dengan cara mudah dan enak di rumah lho! Penasaran seperti apa caranya? Berikut adalah panduannya
Bahan-bahan
10 biji telur bebek
250 gr garam
Air