Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Telur Asin Blitar yang Diklaim Made In Brebes

Antara , Jurnalis-Jum'at, 11 Mei 2018 |14:39 WIB
Kisah Telur Asin Blitar yang Diklaim <i>Made In</i> Brebes
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

TELUR ASIN pasti teringat dengan Brebes, sebuah kota di sebelah barat Jawa Tengah yang dulu dikenal juga dengan kesuksesan peternakan bebeknya.

Peternak umumnya melakukan pemeliharaan sistem angon pada sawah dan kebun untuk menghemat biaya pakan, lambat laun sebagian beralih ke ternak sistem kandang yang sangat tergantung pakan pabrik.

Tidak semua peternak kandang mampu bertahan karena harga pakan yang tinggi. Inilah yang membuat produksi telur bebek sebagai bahan baku telur asin makin menurun. Akhirnya para pengusaha telur asin setempat menggunakan telur bebek dari daerah lain, salah satunya adalah Blitar, Jawa Timur.

 Baca juga: Ternyata Daun Salam Berguna untuk Kesehatan, Salah Satunya Jantung

Sejumlah pengusaha telur asin setempat mengaku, sekitar 80% kebutuhan telur bebek didatangkan dari daerah lain dan didominasi dari Blitar. Telur dari Blitar lebih disukai karena lebih besar, warna kuning telur yang lebih kemerahan, dan warna cangkang yang lebih seragam. Daerah lain yang memasok telur bebek adalah Demak dan Yogyakarta.

Jadilah telur asin tetap dicap sebagai "made in" Brebes walaupun sebagian besar telur bebeknya dari peternak di Blitar, Jawa Timur.

Sekitar enam tahun lalu, harga telur sangat ditentukan oleh pengusaha telur asin di Brebes, namun begitu produsen mengetahu produksi peternak Brebes yang terbatas, dan kualitas telur dari Blitar lebih baik, maka berbalik, produsenlah yang menentukan harga.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement