Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apapun Minumnya, Camilannya Tetap Sala Lauak

Antara , Jurnalis-Senin, 07 Mei 2018 |14:42 WIB
Apapun Minumnya, Camilannya Tetap Sala Lauak
Foto: Screenshoot dari video di akun Youtube Dapurmu
A
A
A

Pada kawasan cagar budaya tersebut terdapat puluhan pedagang yang menyajikan penganan itu. Sala bulat dijual Rp1.000 empat buah, sala ikan Rp8.000 hingga Rp10.000 per buah tergantung ukuran, sala rakik Rp1.000 per buah, sala rakik Rp1.000 dan sala cumi Rp4.000.

 

Ilustrasi Foto Sala Lauak: Screenshoot dari video di akun Youtube Dapurmu

Salah seorang pedagang setempat, Jusnelti (34) mengaku telah menjual sala lauk semenjak 2002. Keuntungan yang didapatkan dari berjualan sala dan penganan goreng lainnya beragam, tergantung dari jumlah peziarah yang mendatangi makam.

"Menjelang Ramadhan jual beli bisa mencapai Rp1 juta sehari. Berbeda di hari biasa, hanya mencapai Rp500 ribu,"katanya.

Pendapatan tersebut bisa meningkat apabila memasuki lebaran Idul Fitri dan basafa atau waktu jamaah tarikat satariah menziarahi makam Syekh Burhanuddin.

Bahkan Lebaran tahun lalu, jual beli Jusnelti mencapai Rp2 juta per hari sedangkan basafa mencapai Rp5 juta per hari.

Pembeli penganan yang dijajakan di kawasan tersebut tidak saja dari peziarah namun juga pengendara yang melintasi kawasan itu baik dari Kota Pariaman ke Kota Padang maupun sebaliknya.

Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Padang Pariaman, Nurhelmi mengatakan sala lauak menjadi salah satu penambah penghasilan warga di daerah itu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement