Baca juga: Indahnya Batik Kabupaten Batang yang Dibuat dengan Teknik Kuno
Ulat sagu atau sabeta akan lebih nikmat bila dimakan bersama dengan dabu-dabu matah, jagung rebus, atau ubi ketela. Gurih ulat sagu atau sabeta terasa seperti udang dan kepalanya renyah saat digigit.
Namun, sebelum menikmati ulat sagu, pastikan terlebih dahulu, apakah Anda mengidap alergi udang atau tidak. Pasalnya, kandungan protein ulat sagu sangat tinggi, bisa menimbulkan alergi yang cukup parah.
Gejala awalnya, lidah gatal setelah lima menit kemudian, disusul dengan bibir terasa tebal. Tidak lama selanjutnya, setelah sekira 30 menit, barulah gatal menyebar ke badan, timbul merah, bentol, dan bintik-bintik pada kulit tangan, kaki, bahkan sekujur tubuh.
Jika tidak segera ditangani dengan meminum obat penyembuh alergi, maka penyakit akan semakin parah. Di menit-menit selanjutnya, perut akan terasa melilit, buang-buang air besar, kaki melemas, napas sulit, sesak pada dada, menggigil, tangan kesemutan, dan pandangan kabur. Jika sudah seperti ini, pengonsumsian obat sudah tidak ada efeknya, dan harus segera dilarikan ke instalasi gawat darurat rumah sakit, atau fasilitas kesehatan terdekat.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.