Langkah berikutnya, siapkan bara api. Bisa dibuat dari sabut kelapa, arang batok, atau arang kayu. Jika api sudah siap, maka bawalah bambu yang sudah berisi ulat sagu atau sabeta dengan posisi miring, sebab jika tegak, dikhawatirkan akan tumpah air dan ulatnya.
Letakan di sisi bara api dengan posisi miring juga. Panggang bambu, jangan ditinggal, putar beberapa waktu agar tidak hangus.
Sabeta akan matang jika warna bambunya sudah setengah hangus, atau berbunyi seperti kayu terbakar. Selain itu, salah satu cirinya yang lain ialah wangi aroma bambu dan daun pisang tercium sedap.
Setelah matang, angkat perlahan dan hati-hati menggunakan lap agar tidak panas. Siap kan piring saji, lalu taruh di atasnya ulat sagu pelan-pelan dari dalam bambu.