Sebenarnya, terlepas Anda punya diabetes atau tidak, otak membutuhkan glukosa dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Ketika Anda melewatkan waktu makan berarti Anda mengurangi glukosa yang dibutuhkan otak untuk bekerja dengan baik. Maka, makan tidak teratur pun akan membuat fungsi otak untuk menjaga konsentrasi dan fokus, mengingat, dan berpikir logis menurun.
5. Berat badan naik
Penelitian dalam Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa melewatkan waktu makan untuk mengurangi asupan kalori ternyata justru membuat peningkatan insulin dan gula darah, yang pada akhirnya akan meningkatkan berat badan.
Orang diabetes harus menjaga berat badannya tetap ideal. Oleh karena itu, Nasional Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK) memperingatkan para diabetesi untuk selalu menjaga berat badan normalnya.
Kelebihan berat badan atau obesitas memiliki efek yang sangat merugikan bagi kadar gula darah. Ketika kestabilan kadar gula darah semakin terganggu akibat kondisi berat badan berlebih, maka risiko komplikasi seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke pun lebih tinggi.
Selain itu, jika Anda sering melewatkan waktu makan, tubuh Anda menjadi kurang awas mengatur respon lapar dan respon kenyang yang sebenarnya.