Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Istilah ''Mayday'' Sering Diidentikkan dengan Situasi Darurat dalam Penerbangan

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |21:30 WIB
Ini Alasan Istilah ''Mayday'' Sering Diidentikkan dengan Situasi Darurat dalam Penerbangan
Ilustrasi (Foto: Scienceabc)
A
A
A

BAGI Anda yang gemar menonton film action atau sering melakukan perjalanan menggunakan pesawat, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah “Mayday”. Istilah ini biasanya digunakan para pilot dan awak kabin untuk menggambarkan situasi darurat yang tengah mereka alami.

Dilansir dari Science ABC, Kamis (5/4/2018), Mayday merupakan kata khusus yang sering digunakan untuk menandakan marabahaya dalam komunikasi radio para marinir dan penerbangan di seluruh dunia. Jika kapal atau pesawat menghadapi situasi yang dapat mengancam para awak dan penumpang, operator radio akan menyiarkan sinyal Mayday untuk meminta bantuan.

Penggunaan kata “Mayday” dimaksudkan untuk mempermudah komunikasi sehingga proses evakuasi pun bisa dilakukan dengan lancar dan cepat. Namun tahukah Anda, istilah Mayday sebetulnya bukan diadopsi dari Bahasa Inggris yang selama ini bayangkan.

Pada awalnya, banyak orang yang berasumsi bahwa kata Mayday berkaitan dengan hari tertentu di bulan Mei. Namun pada kenyataannya, kata tersebut berasal dari pendekatan bahasa Inggris dari frasa Prancis “m’aidez” atau “m’aider”. Secara harfiah berarti “tolonglah saya”.

Menurut sejarah, kata tersebut pertama kali diperkenalkan oleh seorang perwira radio senior di Bandara Croydon, London, yakni Frederick Stanley Mockford. Pada tahun 1923, ia diminta untuk merancang kata yang tepat dan mudah dipahami oleh semua pilot dan staf pendukung di bandara, ketika tengah mengalami situasi darurat.

Mengingat banyaknya lalu lintas udara pada saa itu antara bandara Croydon dan Le Bourget di Paris, ia mengusulkan kata “m’aider”. Yang sebenarnya adalah versi singkat dari “venez m’aider”.

Istilah tersebut diterima dengan baik oleh pihak penerbangan, kemudian diadopsi sebagai panggilan suara standar penganti sinyal SOS (sinyal kode morse internasional)yang sebelumnya digunakan oleh International Radiotelegraph Convention of Washington pada 1927. Hari ini, istilah ‘Mayday’ telah menjata kata yang identik dengan situasi bahaya atau yang mengancam jiwa. Demikian dilansir dari Scienceabc, Kamis (5/4/2018).

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement