Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mencicipi Pisang Goreng Enbal, Makanan Khas Maluku Tenggara yang Diolah dengan Singkong Beracun

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 15 Maret 2018 |11:39 WIB
Mencicipi Pisang Goreng Enbal, Makanan Khas Maluku Tenggara yang Diolah dengan Singkong Beracun
Pisang Goreng Khas Maluku (Foto: Tiara Putri/Okezone)
A
A
A

Perbedaan lainnya adalah cara mencampurkan tepung dengan pisang. Bila biasanya tepung untuk membuat pisang goreng dicampurkan dengan air terlebih dahulu kemudian dibalurkan ke pisang untuk digoreng, pada tepung enbal, tepung dibiarkan kering. Hanya saja sebelum dicampurkan dengan tepung, pisang dalam keadaan agak basah sehingga tepungnya menempel dan barulah digoreng.

Hal istimewa lain adalah sebenarnya tepung enbal berasal dari bahan makanan yang beracun. Singkong yang digunakan untuk membuat tepung mengandung sianida. Maka dari itu, untuk membuat makanan yang aman singkong harus diolah terlebih dahulu. Khusus untuk tepung pisang goreng, singkong akan diparut dan kemudian diperas. Tujuan memeras parutan singkong adalah untuk mengeluarkan racun berupa asam biru. Setelah racun keluar, parutan singkong kemudian akan dikeringkan lalu diayak seperti bubuk yang kemudian digunakan untuk membuat pisang goreng.

Sekadar informasi, pisang yang dipilih untuk digoreng adalah pisang sepatu yang memiliki cita rasa tidak terlalu manis dan sepat. Namun cita rasa pisang bisa berubah ketika dicocol ke sambal ulek seperti yang diungkapkan di atas. Sambal yang digunakan sebenarnya sambal ulek biasa yang terdiri dari cabe rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi, dan jeruk nipis. Akan tetapi, terasi yang digunakan didatangkan langsung dari Kepulauan Aru. Rasa pedas nan segar dari sambal menambah keistimewaan pisang goreng yang hanya bisa ditemukan di rumah penduduk atau rumah makan saja.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement