Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengetahui Ciri-Ciri Hamil Anggur dan Apa Penyebabnya

Ajeng Dwiri Banyu , Jurnalis-Minggu, 28 Januari 2018 |10:02 WIB
Mengetahui Ciri-Ciri Hamil Anggur dan Apa Penyebabnya
Hamil Diluar Kandungan (Foto: Mediskus)
A
A
A

Hamil adalah sebuah pengalaman baru yang hanya bisa didapatkan wanita. Merasakan sesuatu yang bergerak di dalam perut akan menjadi obat untuk sakit yang dirasa selama kehamilan. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat istilah hamil anggur.

Hamil anggur yang memiliki nama ilmiah Mola Hidatidosa ini memang terlihat seperti kehamilan yang normal. Namun, ternyata kehamilan ini adalah karena terjadinya masalah dalam kandungan. Sel yang tumbuh bukannya bakal janin tetapi justru plasenta yang berkembang.

Plasenta tersebut yang akhirnya akan berkumpul dan membentuk sebuah kelompok dan terjadi pembengkakan seperti gelembung yang berisi cairan. Gelembung yang berkelompok itu terlihat seperti buah anggur sehingga disebut sebagai hamil anggur.

Biasanya, wanita yang mengalami hamil anggur akan berujung pada keguguran. Hal ini disebabkan karena kurangnya nutrisi dan termasuk ke dalam tumor jinak. Wanita yang kekurangan vitamin A juga bisa mengalami hamil anggur ini dan menyebabkan pendarahan saat trisemester pertama pada masa kehamilan.

Merangkum dari berbagai sumber, beberapa tanda jika wanita mengalami hamil anggur bisa diketahui lho. Secara jelasnya, beberapa tanda yang dimiliki antara lain, payudara bengkak dan kaku, sering letih, pendarahan, sensitif akan bau, perut menjadi kembung, intensitas buang air kecil tinggi, dan temperatur tubuh lebih tinggi.

Namun, jika hal ini dibiarkan bisa juga menyebabkan berkembangnya tumor menjadi lebih ganas. Jenis hamil anggur ada 2, yaitu complete mole atau mola klasik dan partiel mole. Mola klasik adalah hamil anggur dimana perut membesar seperti orang hamil namun tidak ada janin yang bersarang, sedangkan partiel mode adalah hamil yang terdapat janin namun tumbuh dengan abnormal dan menyebabkan cacat.

Orang yang berisiko mengalami hamil anggur adalah ibu dengn umur dibawah 20 tahun, lebih dari 34 tahun, sudah memiliki 3 anak, dan pernah mengalami hamil anggur sebelumnya. Untuk mengatasinya, Anda juga perlu mengetahui apa saja gejalanya. Nah, untuk mendeteksi akan terjadinya hamil anggur, berikut beberapa gejalanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement