Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meluruskan Persepsi Makna Sunah Malam Jumat

Dina Prihatini , Jurnalis-Jum'at, 05 Januari 2018 |04:05 WIB
Meluruskan Persepsi Makna Sunah Malam Jumat
Ilustrasi (Foto: Soundvision)
A
A
A

Sahabat terheran-heran karena hal itu tidak biasa dilakukan beliau dan setelah beberapa lama menunggu kemudian beliau datang pada sahabat yang masih menunggu di dalam masjid.

Dalam keadaan heran, kemudian salah satu sahabat memberanikan diri bertanya ;Ya Rasulullah, maafkan kelancangan kami bertanya, Rasul menjawab: apa pertanyaanmu? Anda barusan begitu terburu-buru keluar dari masjid seakan ada hal penting.

Ya betul jawab beliau, tadi aku lupa sebelum salat ada 2 dirham dalam saku bajuku yang belum habis aku bagi (sedekahkan), maka aku segera membaginya karena khawatir menjadi beban bagiku.

“Subhaanallah, 2 dirham itu hanya Rp4 ribu, tapi beliau malah takut menjadi beban bagiku, Masya Allah,” ujarnya.

Lantas apa sedekah yang paling baik? Ustadz Zein Muchsin menjelaskan, sedekah yang paling baik adalah disaat kita dalam keadaan sempit lalu memberikan bantuan kepada saudara yang kesusahan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement