Bayi dikatakan bisa merasakan stres saat sang ibu juga sedang mengalami stres. Pencitraan 3D bayi di dalam rahim menunjukkan kepada kita bahwa ketika bayi mengalami stres, maka ia akan menarik lengan untuk menutupi wajahnya. Ini biasa dianggap dengan sebutan mekanisme protektif. Hormon dan perubahan tekanan darah pada ibu bisa menjadi alasan mengapa bayi juga merasakan stres. Untuk itu, ibu hamil disarankan untuk mengurangi tekanan akibat stres supaya bayi juga tidak merasakan stres.
Bayi Bisa Mengetahui Rasa
Saat bayi berumur 20 minggu, indra perasanya sudah cukup berkembang. Bayi dapat mencicipi rasa makanan yang ibunya makan melalui cairan amnion. Bayi juga bereaksi terhadap rasa yang berbeda. Ia mungkin akan lebih aktif saat merasakan sesuatu yang disukainya. Jadi, ibu hamil harus memastikan memakan makanan sehat selama masa kehamilan karena kesukaan dan ketidaksukaan bayi akan berkembang dari dalam rahim dan akan terbawa sampai ia lahir nanti.
Bayi Bisa Merasakan dan Mengekspresikan Emosi
Bayi yang berusia 36 minggu sudah memiliki kemampuan pada otot wajah yang cukup kuat untuk menunjukkan ungkapan. Bayi akan merasakan emosi dan merespon dengan mengekspresikannya. Bayi bisa tersenyum, mengerutkan kening dan bahkan membalikkan bibirnya untuk mengungkapkan kesedihan.