SURABAYA – Bagi masyarakat Madura momentum maulid Nabi Muhammad SAW tidak bakal dilewatkan begitu saja. Beragam cara dilakukan untuk menunjukkan kecintaan terhadap sang baginda.
Mulai dari mudik ke kampung halaman hingga kumpul bersama mengumandangkan salawat di masjid dan rumah-rumah.
Jelang hari H, para perantau sudah mulai berdatangan ke kampung masing-masing. Seolah sudah menjadi tradisi, tidak pulang ke kampung halaman saat maulid Nabi sepertinya ada yang kurang.
Tak cuma mudik, beragam cara pun dilakukan masyarakat Madura dalam menyambut maulid nabi. Di antaranya membaca salawat nabi secara bersama-sama di masjid, seperti pemandangan di Kampung Duur, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
Usai salat maghrib, warga setempat baik laki-laki, perempuan, dewasa maupun anak-anak berkumpul di masjid Ainul Yaqin. Di sana mereka membaca salawat nabi bersama dengan diiringi rebana.