Siapa sangka jika dehidrasi juga nyatanya bisa menyebabkan kadar glukosa darah Anda naik dan turun. Kekurangan cairan dapat meningkatkan kadar gula darah karena sirkulasi gula jadi lebih terkonsentrasi (mengental). Sedangkan, ketika glukosa darah meningkat maka tubuh akan mengeluarkan urin lebih banyak, yang pada akhirnya bisa memicu Anda mengalami dehidrasi.
Bagi sebagian orang, penerapan aturan 8 gelas per hari mampu mencukupi asupan cairan harian mereka. Namun, orang yang memiliki berat badan berlebih dan aktif beraktivitas umumnya membutuhkan asupan cairan yang lebih besar. Itu sebabnya, penuhi asupan cairan harian sesuai dengan kebutuhan Anda. Intinya, segera minum setiap kali Anda merasa haus.
5. Siklus menstruasi
Perubahan hormon saat masa premenstruasi selain membuat perubahan mood, sensasi kram, dan kembung, nyatanya juga bisa menaikkan sedikit kadar gula darah, meskipun efek ini berbeda bagi setiap orang.
Beberapa wanita dengan diabetes menjadi kurang sensitif terhadap insulin pada masa ini. Biasanya kondisi ini terjadi seminggu sebelum siklus mensruasi terjadi dan akan kembali normal saat siklus menstruasi dimulai.
6. Suhu ekstrem
Suhu ekstrem, entah itu suhu yang panas atau sangat dingin, bisa mengganggu regulasi dari kadar glukosa darah. Setiap orang dengan diabetes memiliki respon yang berbeda-beda terhadap perubahan suhu esktrem ini.