Pada akhir Dinasti Qing, banyak master dan bengkel sulam bermunculan. Karya indah ini menjadi populer baik di dalam maupun luar negeri, dan memenangi medali emas di Pameran Internasional Panama pada 1915.
Suvenir Nasional Pada 1932, permadani sulam Xiang dengan potret Presiden Roosevelt berhasil menarik perhatian publik internasional saat dipamerkan di Centennial Expo di Chicago, Amerika Serikat.
Dalam beberapa tahun terakhir karya sulam ini mendapat apresiasi dari keluarga Bush dan keluarga Obama sebagai suvenir khas China.
Karya sulam dua sisi Xiang seberat 50 gram yang diproduksi oleh Institut Riset Sulam Hunan bahkan pernah dibawa ke luar angkasa pada November 2011 oleh Shenzou VIII. Penerbangan tanpa awak selama 17 hari itu mendapat reputasi sebagai program yang membawa objek yang kaya informasi budaya.
Pada 2013, sebanyak 16 karya sulam Xiang terjual dalam sebuah pameran di Hongkong. Salah satu sulaman bergambar kepala macan dengan judul "The King in the Forest" seharga 2,2 juta yuan atau sekira Rp4,48 miliar menjadi karya sulam Xiang termahal yang terjual di pasar internasional.
Institut Riset Sulam Hunan menjual produknya dengan berbagai harga, tetapi sebagian besar yang dijual adalah karya bernilai tinggi seharga ribuan yuan.
Tetapi saat mengikuti pameran di luar negeri biasanya mereka akan menyertakan juga sulaman yang diaplikasikan pada benda-benda seperti kipas tangan, syal, Cheongsam, atau dompet. "Biasanya pembeli internasional lebih tertarik membeli karya sulam yang bisa digunakan sehari-hari," tutur Liu Xingxing.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.