Terapi yang dilakukan oleh Madeux dimasukkan ke dalam aliran darahnya setiap Senin, di Rumah Sakit Anak UCSF Benioff di Oakland. Terapi tersebut mengandung dua molekuler yang disebut nukleases jari zinc yang memotong DNA pada titik yang tepat.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan celah bagi sepotong DNA baru yang berisi instruksi yang diinginkan, dan untuk dimasukkan ke dalam kode genetik pasien. Terapi genetika telah dirancang sehingga menjadi aktif hanya setelah masuk ke dalam sel hati Madeux.
"Saya sangat optimis, kami memiliki cara aman dan manjur untuk memberikan terapi gen," ucap Dr Chester Whitley, salah satu dokter yang menangani Madeux.
Lebih lanjut, Dr Chester juga menuturkan, jika bayi yang mengalami sindrom hunter tidak diobati akan kehilangan 20 poin IQ pertahunnya. Kembali pada kasus Madeux, sejauh ini belum ada efek samping yang terjadi padanya. Semua masih terus berjalan dengan baik, maka ada sembilan pasien akan menerima prosedur percobaan sebagai bagian dari penelitian ini.
(Santi Andriani)