REKAYASA genetika selama ini baru dilakukan terhadap tumbuhan atau binatang saja. Namun, belakangan telah dilakukan sebuah rekayasa genetika yang melibatkan manusia sebagai objeknya.
Seperti yang kita ketahui selama ini, rekayasa genetika adalah suatu proses manipulasi gen yang bertujuan untuk mendapatkan organisme yang unggul. Dengan dilakukannya rekayasa genetika, manusia bisa mendapatkan organisme yang memiliki sifat sesuai dengan yang diinginkan, mulai dari keunggulannya hingga sifat yang baik.
Namun, sebuah rekayasa genetika pada manusia akhirnya dilakukan. Rekayasa genetika pertama yang dilakukan terhadap manusia, telah terjadi di California. Melansir dari BBC, Snin (20/11/2017), Brian Madeux menjadi manusia pertama yang diuji coba dengan terapi rekayasa genetik. Uji coba terapi rekayasa genetik yang dilakukan terhadap Madeux bukan tanpa alasan.
VIRAL! Bermodalkan Balon dan Bola Pingpong, Perempuan Ini Coba Jelaskan Proses Persalinan
Pasalnya, Madeux diberi perawatan eksperimental untuk mencoba memperbaiki cacat DNA-nya yang menyebabkan timbulnya sindrom Hunter. Sindrom yang dialami Madeux tersebut ada karena mutasi genetik.