Selain itu, kondisi yang dialami Setnov adalah kondisi mendadak. Jadi, perubahan tekanan darah yang tinggi secara tiba-tiba tentunya memungkinkan untuk dia pingsan.
"Selain itu, bisa jadi risiko gejala serangan jantungnya itu muncul. Apalagi ditambah dengan gejala serangan jantung lainnya yang mungkin saja terjadi saat peristiwa kecelakaan," paparnya pada Okezone, di kawasan Jakarta Barat, Jumat (17/11/2017).
Dr. Ario melanjutkan, karena dirinya tidak bisa mengecek langsung bagaimana kondisi Setnov, jadi sebetulnya banyak faktor lainnya yang sampai membuat dirinya pingsan.
Yang jelas, sambung dr. Ario, kondisi yang dialami Setnov, yaitu memiliki tensi darah 190 dan punya riwayat sesak napas, itu sangat memungkinkan baginya mengalami serangan jantung.
Dr. Ario menambahkan, Setnov perlu waspada terhadap beberapa penyakit lain yang mungkin bisa saja menyerang dirinya secara tiba-tiba juga, seperti gagal jantung akut. "Yang jelas, kalau kondisi tersebut sudah terjadi, dia memang harus segera mendapat penanganan dokter," imbuhnya.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.