Dia mengatakan, apabila PLTA Batangtoru nanti berproduksi maka energinya akan terkoneksi ke SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) yang turut menyangga ketersediaan energi listrik pada saat beban puncak, umumnya di Pulau Sumatera dan lebih spesifik lagi di Sumatera Utara.
Bupati Syahrul M Pasaribu menyambut baik kedatangan Dirjen KSDAE Kementerian LHK untuk melihat kondisi Hutan Batangtoru di Tapanuli Selatan.
"Kita sangat mendukung program pelestarian hutan lindung Batangtoru. Apalagi di dalamnya terdapat spesies flora dan fauna yang langka di dunia," kata Syahrul seraya menyebut ia juga sudah melakukan perobahan status sebagian Hutan Produksi (HP) di Batangtoru menjadi Hutan Lindung (HL) sesuai SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005 dirobah ke SK Menhut Nomor 579 Tahun 2014.
Selain itu, Syahrul juga mendukung semua investor yang ingin berinvestasi di bumi Tapanuli Selatan. "Sepanjang mematuhi peraturan kita 'welcome' kepada semua investor hadir di Tapsel," tegasnya.
Kepada Kementerian LHK, Syahrul berharap agar komitmen pelestarian hutan oleh pemerintah dan swasta itu juga diaplikasikan secara menyeluruh termasuk investor.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.