Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orangutan Tapanuli, Spesies Baru dan Langka di Dunia Penghuni Hutan Batangtoru Wajib Dilindungi

Liansah Rangkuti , Jurnalis-Kamis, 16 November 2017 |12:02 WIB
Orangutan Tapanuli, Spesies Baru dan Langka di Dunia Penghuni Hutan Batangtoru Wajib Dilindungi
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

ORANGUTAN Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) ditetapkan sebagai spesies baru dan langka di dunia. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno, mengatakan, hutan Batangtoru kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kaya dengan flora dan fauna dan wajib dilindungi dan dilestarikan, agar ekosistem tetap terjaga yang saat ini vegetasinya relatif masih baik.

"Apalagi Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) yang baru ditetapkan sebagai spesies terbaru dan langka di dunia salah satu satwa langka penghuni hutan Batangtoru," kata Wiratno ketika menyambangi Kantor Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) di Dano Situmba dan bertemu Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Sumatera Utara, Rabu 15 November 2017.

Menurut dia, semua elemen harus terlibat menjaga dan melestarikan Hutan Batangtoru. Selain menjadi paru-paru dunia, hutan Batangtoru juga sebagai habitat bagi hewan dan tumbuhan langka di dunia.

Terkait keberadaan usaha Tambang Emas Batangtoru dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di pinggir Hutan Batangtoru, Wiratno menyebut hal itu tidak menjadi masalah.

"Tidak ada masalah asalkan dua perusahaan itu berkomitmen menjaga ekosistem hutan di sekitarnya," jelasnya.

KSDAE, kata dia, hanya butuh komitmen pelestarian ekosistem hutan dari mereka. Terkait usaha yang dijalankan silakan saja.

"Silakan saja, tetapi dengan catatan turut mendukung program kelestarian hutan Batangtoru," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement