Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Kenapa Malam 1 Suro Terkenal Mistis? Ini Makna yang Masih Dipercaya hingga Sekarang

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 05 November 2017 |18:02 WIB
OKEZONE WEEK-END: Kenapa Malam 1 Suro Terkenal Mistis? Ini Makna yang Masih Dipercaya hingga Sekarang
Malam 1 Suro dan makna yang masih dipercaya (Foto:Okezone)
A
A
A

MENDENGAR kalimat “malam satu suro” pasti Anda akan dibawa ke suasana mistis. Ritual mandi kembang atau membersihkan barang pusaka merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilakukan di malam itu.

Tapi, tahukah Anda sebetulnya ada apa di malam satu suro itu?

Diketahui, malam satu suro itu dianggap lebarannya makhluk gaib. Jadi, tidak heran kalau di malam itu, banyak ritual mistis yang dilakukan. Bukan sekadar untuk mendapatkan sesuatu dari sumber yang tidak diketahui sebetulnya, tetapi juga sebagian orang berpendapat kalau tradisi ini harus dilestarikan karena warisan leluhur.

BACA JUGA:

Buset! Saking Ingin Tampak Berpipi Tirus, Plester Bening Ini Laku Keras di Korea

Nah, meski terkenal dengan lebarannya makhluk gaib, anehnya mitos ini kerap dikaitkan dengan adanya penampakan serta gangguan makhluk halus di malam tersebut. Entah darimana awal mitos ini muncul, yang jelas mitos tersebut hingga kini masih banyak dipercaya. Jadi, biasanya banyak orangtua yang melarang anaknya berbuat sesuatu yang buruk di malam tersebut.

Terlalu berlebihan jika ada yang percaya bahwa malam satu suro merupakan malam paling buruk dalam satu tahun. Bahkan ada beberapa orang yang menganggap bahwa di bulan suro terdapat banyak sekali sial dan bencana yang akan menimpa umat manusia.

Tak heran jika orang-orang Jawa abangan pada zaman dulu kerap menghindari berbagai pesta upacara pada bulan ini termasuk pesta perkawinan dan hajatan lain.

Di lain sisi masyarakat kejawen meyakini bahwa musibah dan bencana dapat ditolak dengan cara melakukan ritual tertentu di bulan suro. Karena itulah kemudian dikenal beberapa tradisi malam satu suro seperti ruwatan untuk buang sial.

BACA JUGA:

Keren! Koleksi Busana Baju Bodo Dosen ITB Tampil di Jakarta Fashion Week

Selain dipercaya sebagai hari lebarannya makhluk gaib, malam satu suro juga dipercaya sebagai hari kembalinya arwah leluhur ke rumah.

Sebagian masyarakat Jawa pada masa lalu lebih sakral lagi dalam menanggapi datangnya pergantian tahun Hijriyah. Banyak di antara mereka yang meyakini bahwa di malam satu suro, arwah leluhur yang telah meninggal dunia akan kembali dan mendatangi keluarganya di rumah.

Bukan hanya itu, beberapa orang mengalami peristiwa yang lebih seram lagi dimana mereka meyakini jika pada malam satu suro arwah dari orang-orang yang menjadi tumbal pesugihan akan dilepaskan dan diberi kebebasan pada malam tersebut sebagai hadiah pengabdiannya selama setahun penuh.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement