Ia melanjutkan, kebanyakan orang dengan jenis rahim miring seperti dirinya akan bertahan hingga 4 bulan dan akan tumbuh normal seperti biasanya. Ia juga menjelaskan bahwa kelainan pada ligamennya membuat rahimnya tak bisa membuncit seperti wanita hamil lainnya.
Meski secara teknis tidak mungkin rahim tumbuh mundur, namun ahli endokrinologi reproduksi dan spesialis kesuburan, Dr. Aaron Styer, M.D mengatakan, kemiringan belakang rahim wanita hamil dapat memengaruhi ukuran bayi di perutnya pada tahap awal kehamilan. Kelainan ini telah memengaruhi sekira satu dari lima wanita.
"Rahim retrovert adalah normal dan tidak meningkatkan risiko wanita mengalami infertilitas atau keguguran," ujar Dr. Styer.
BACA JUGA:
Tapi Yiota terus menjelaskan bahwa situasinya lebih rumit dari yang diduga. Karena selain rahimnya yang miring, dia memiliki jaringan parut dari endometriosis pada ligamen yang membuat rahimnya tetap pada posisi tersebut.