INDONESIA punya kekayaan yang tidak terkira jumlahnya, termasuk dalam hal kerajinan kain tradisionalnya.
Sebut saja produk tenun, di Indonesia sendiri banyak produk tenun yang datang dengan pesonanya masing-masing, termasuk tenun ulap doyo yang merupakan kain tradisional masyarakat suku Dayak Benuaq di Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Tenun ulap doyo merupakan kain tradisional masyarakat Suku Dayak Benuaq yang bermukim di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kain ini dibuat dengan teknik tenun ikat dan melalui proses pewarnaan membentuk ragam hias tertentu lalu ditenun menjadi lembaran kain.
(Baca Juga: Jejak Laksamana Ceng Ho di Tarakan, Ornamen Naga di Rumah Adat Dayak)
Seperti kain tradisional pada umumnya, proses pembuatan tenun doyo membutuhkan waktu yang lama yakni sekira 1 bulan dengan 20 tahapan. Dimulai dari pemetikan daun doyo yang kemudian diolah menjadi benang hingga ditenun menjadi selembar kain.