"Syaratnya ketat dan standarnya tinggi. Panda ini hidup di tempat yang berbeda. Makanannya 99% bambu, jadi butuh lahan berhektar-hektar untuk menanam bambu. Dari segi kesehatannya, panda ini juga harus dipantau. Juga membuat tempat tinggalnya yang harus mirip," bebernya.
Namun demikian, Menteri Siti tetap berusaha dapat meloloskan perjanjian dengan pemerintah Tiongkok supaya dapat memelihara panda tersebut. Tentu keuntungannya juga membuat penduduk Indonesia tak perlu jauh-jauh lagi melihat satwa panda di Tiongkok.
Dia berharap, dengan kedatangan panda ini diharapkan hubungan persahabatan Indonesia-Tiongkok semakin mantap dibangun. Indonesia berjanji melakukan konservasi panda dengan syarat yang telah dibuat.
"Kerja sama antar negara itu penting agar makin eratnya hubungan diplomatik. Rakyat Indonesia juga bisa bahagia menyambut kedatangan panda, terutama bagi anak-anak," tutur Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xie Feng, mengakhiri sambutan.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.