"Jadi tidak ada model mouse dan tidak ada model manusia dari gagasan ini," kata Castells. Ada sejumlah kelompok yang mencoba mengembangkan model, namun mereka membutuhkan lebih banyak waktu.
Beruntung, tambah Castells, diagnosis alergi in sangat mudah. Karena gejalanya mudah dikenali, seperti wajah membengkak, mata beair, sulit bernapas, hingga rasa gatal seperti yang dialami O'Leary.
Untuk mengatasinya, O'Leary memutus rantai semua alergennya dari makanan yang kerap ia lahap sebelum olahraga. Dia lebih suka mengorbankan makanan yang lezat menurutnya, daripada risiko mengalami serangan tak terduga.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.