“Tujuannya KPAI ingin memperbaiki sistem perlindungan anak di bidang kesehatan sesuai konferensi hak anak yang ada. Maka jika ditemukan sistem jaminan kesehatan untuk anak yang tidak baik, dapat segera diperbaiki. Semoga kasus ini menjadi pintu masuk untuk memperbaiki layanan kesehatan anak,” kata Susanto saat konfresi pers pemanggilan pihak RS. Mitra Keluarga di kantor KPAI Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).
Dalam kesempatan yang sama, Komisioner Bidang Kesehatan dan NAPZA KPAI, Sitti Hikmawatty mengatakan, nyawa anak Indonesia tidak boleh disepelekan. Sejauh ini KPAI melihat bahwa sistem jaminan kesehatan untuk anak belum terakomodir dengan baik.
“Untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan anak Indonesia, kami membutuhkan rekomendasi internasional sebagai acuan. Beberapa di antaranya adalah Jerman, Belanda, dan Korea Selatan,” ujar Sitti.
BACA JUGA:
Menurutnya negara-negara tersebut memiliki kesadaran dan sudah memberi pelayanan baik untuk anak. Hal itu bisa dilihat dari angka kematian anak yang rendah. Penanganan yang mereka lakukan lebih komperhensif dan sudah stabil.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.