Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Sejarah dan Bahan-Bahan Alami Pewarnaan Kain Nusantara

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Minggu, 10 September 2017 |22:00 WIB
OKEZONE WEEK-END: Sejarah dan Bahan-Bahan Alami Pewarnaan Kain Nusantara
Pewarnaan kain di Indonesia (Foto:Ist)
A
A
A

OKEZONE WEEK-END: Tampil Stylish dengan Padu-padan Busana Tradisional untuk Wanita Berhijab

Selain mengkudu, kulit buah manggis juga sering dimanfaatkan untuk menghasilkan warna merah keunguan, merah, dan juga biru. Cara membuatnya adalah dengan menumbuk kulit buah manggis hingga halus, lalu rendam dengan larutan etanol (sejenis alkohol). Setelah itu dikeringkan sebelum siap untuk dijadikan sebagai bahan pewarna alami.

Bagi yang gemar memakan jambu biji mungkin sudah mengetahui bahwa daun tanaman yang satu ini memiliki banyak manfaat. Selain ampuh mengobati diare, daun jambu biji juga dapat dimanfaatkan untuk membuat pewarna alami kain batik. Setelah dihaluskan dan dicampurkan larutan etanol hingga menghasilkan sebuah pasta, bahan tersebut akan menghasilkan warna kuning sampai warna kecokelatan pada permukaan kain.

Terakhir ada tanaman soga. Tanaman ini sudah lama dikenal sebagai pewarna untuk kain batik. Warna yang dihasilkan umumnya berwarna kuning hingga merah gelap atau kecokelatan. Soga cukup sering digunakan karena dapat ditemui di berbagai wilayah Indonesia seperti Jawa, Madura, Kalimantan, dan Sulawesi.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement