American Cancer Institute pernah melakukan studi terhadap hewan pengerat yang diberikan makanan ber-MSG. Dalam beberapa waktu, dampaknya diamati oleh tim periset.
Hasilnya, makanan dengan bahan MSG tidak terbukti menyebabkan kanker pada tikus. Hanya, ada gangguan kesehatan lainnya yang juga berbahaya akibat dari konsumsi MSG.
"MSG tidak terbukti menyebabkan kanker, tapi bisa merusak jaringan pankreas yang nanti mengganggu insulin. Ini terjadi kalau dikonsumsi berlebihan," ujar Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof Dr dr Aru Wicaksono Sudoyo SpPD-KHOM dalam Seminar Betadine Retro Run 2017 Ajak Masyarakat Berantas Mitos dan Rumor Kanker di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Dampak lebih lanjut bila berlebihan konsumsi MSG yakni membuat penuaan organ tubuh lebih cepat. Apalagi, bila setiap hari Anda mengonsumsi MSG tanpa membatasinya, maka penuaan organ tubuh akan semakin cepat terjadi.