Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mirip Bangunan Pemujaan Suku Maya, Candi Sukuh Dibuat saat Pengaruh Hinduisme Mulai Pudar, Penasaran?

Annisa Aprilia , Jurnalis-Senin, 21 Agustus 2017 |10:31 WIB
Mirip Bangunan Pemujaan Suku Maya, Candi Sukuh Dibuat saat Pengaruh Hinduisme Mulai Pudar, Penasaran?
Candi Sukuh (Foto: Wikipedia)
A
A
A

Pada candi yang sepintas terlihat seperti bangunan pemujaan Suku maya tersebut, tidak seperti itu. Bangunan bersejarah tersebut justru berbentuk punden berundak yang jadi khasnya bangunan pada masa sebelum Hindu atau pra-Hindu. Bagian yang dianggap suci berada di paling atas dan paling belakang.

(Baca Juga: Hore! Museum Antariksa Akan Ajak Pengunjung Saksikan Gerhana Matahari)

Melansir dari laman resmi Perpustakaan Nasional, Sabtu (19/8/2017), tujuan dibangunnya Candi Sukuh ini ialah untuk pengruwatan pada masanya. Pengruwatan merupakan prosesi ritual untuk menangkal atau melepaskan kekuatan buruk yang mempengaruhi kehidupan seseorang akibat ciri-ciri tertentu yang dimilikinya.

Tujuan tersebut dapat terlihat dari relief-relief yang teridentifikasi menceritakan pengruwatan seperti Sudamala dan Garudheya, terdapat pula arca kura-kura dan garuda. Candi yang berdiri di lahan seluas sekira 5500 meter tersebut pernah beberapa kali diteliti oleh peneliti luas negeri seperti Van der Vlis, Hoepermans, Verbeek, kemudian Knebel dan WF, lalu Stutterheim pada 1910.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement