Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Keindahan Tenun Khas Badui, Bermotif Dua Segitiga Adu Mancung

Mengenal Keindahan Tenun Khas Badui, Bermotif Dua Segitiga Adu Mancung
(Foto: Okezone)
A
A
A

Adah menambahkan bahwa masyarakat Badui mulai menggunakan pewarna alam untuk membuat kain tenun yang bahan pewarnanya didapat dari hutan yang ada di Badui. “Kalau warna alam itu tidak terlalu terang, lebih lembut. Kami dapatnya dari hutan Badui. Peminantnya saat ini mulai banyak,” pungkas Adah.

(Baca Juga: Tenun Baduy Diharapkan Tembus Pasar Ekspor)

Sementara itu, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa produksi secara "handmade" dan penggunaan bahan baku dari alam merupakan salah satu wujud pelestarian budaya yang telah dilakukan nyata oleh para pelaku IKM.

Selama ini, sektor IKM dinilai berperan penting sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional yang lebih tahan terhadap guncangan perekonomian global. “Di tengah melemahnya kondisi perekonomian dunia, IKM cenderung mampu bertahan dan berdaya saing,” kata Gati. 

Hingga saat ini, jumlah IKM mencapai 4,4 juta unit usaha dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 10,1 juta orang sehingga menjadi kekuatan bagi sektor mayoritas ini untuk terus memberikan kontribusi kepada negara dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement