Advertisement
Advertisement

Ibu Hamil Sering Makan Junk Food, Bayinya Berisiko Mengalami Depresi

Dewi Kania , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2017 |07:00 WIB
Ibu Hamil Sering Makan <i>Junk Food</i>, Bayinya Berisiko Mengalami Depresi
Ilustrasi (Foto: Foodandwine)
A
A
A

Di sisi lain, orangtua yang mengenalkan anak-anak makan junk food sejak kecil juga memicu dampak obesitas. Maka sejak hamil, seorang wanita diedukasi untuk tidak mengonsumsi junk food berlebihan, juga mengajarkan pada anaknya kelak.

"Ibu harus dididik sejak hamil untuk tidak makan makanan tinggi lemak. Mereka adalah tiang keluarga dalam mengatur pola makan sehat," terang Elinor.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Endocrinology, tim tersebut menguji efek diet tinggi lemak ibu primata. Mereka mengendalikan diet dengan ketat, dampaknya hampir sama seperti manusia.

Periset mengelompokkan total 65 kera Jepang ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diberi diet tinggi lemak dan satu diet kontrol selama kehamilan.

Mereka kemudian mengukur dan membandingkan perilaku seperti kecemasan di antara 135 keturunan kera. Temuan menunjukkan, kera hamil yang sering diberikan junk food, lebih mudah cemas dan gelisah. Begitu juga saat anaknya lahir, mengalami dampak yang sama dan cenderung menurunkan kondisi kesehatannya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement