Setiap kehamilan wanita harus mencegah risiko anemia. Selama janin tumbuh, membutuhkan produksi darah dan sirkulasi oksigen untuk organ dan jaringannya. Tahukah Anda, di Indonesia sekira 37,1% ibu hamil mengalami anemia. Begitu juga dengan 21,7% bayi lebih dari satu tahun mengalami masalah yang sama.
(Baca Juga: Waspada! Jika Menyerang Ibu Hamil, Virus Rubella Bisa Sebabkan Keguguran)
Yodium
Meski yodium ditemukan dalam garam, selama hamil seorang ibu harus mencukupi kebutuhan garam dengan baik. Yodium berfungsi untuk kelenjar tiroid, perkembangan visual, motorik skill, pendengaran dan perkembangan kognitif anak. Tapi sayangnya, ada 36,8% ibu hamil kekurangan yodium selama hamil.
Kalsium
Janin juga membutuhkan nutrisi kalsium dalam tumbuh kembangnya. Nutrisi ini baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi, serta mengurangi risiko preeklamsia selama kehamilan.