Victory Rolls (1940)

Ilustrasi: www.huffingtonpost.com
Victory rolls, identik dengan teknik rambut yang digulung ke atas—sehingga menciptakan tampilan yang chic dan edgy. Sayangnya, rambut ini mulai menghilang setelah Perang Dunia II. Kabarnya, hal tersebut disebabkan oleh para perempuan yang berduka akibat perang, sehingga mereka tidak lagi memedulikan penampilan.
Adapun tahun sebelumnya (1920), menjadi era baru di berbagai belahan dunia. Dari segi fashion misalnya, para perempuan diperbolehkan menggunakan pakaian terbuka seperti rok selutut bahkan gaun seksi.
Pompadour (1950)

Ilustrasi: Pinterest
Pernah menghilang selepas tahun 1900-an, pompadour mendapatkan kembali popularitasnya di era 1950-an. Satu karakter khasnya, terlihat dari tatanan rambut yang disanggul tinggi ke atas.
Beehivee (1960)

Ilustrasi: www.rebelcircus.com
Dinamakan beehivee, sebab gaya rambut ini menyerupai sarang lebah, dengan bentuk bulat dan menumpuk di atas kepala. Adapun julukan lain, yakni “B-52”, sebab dianggap mirip seperti model hidung pesawat pengebom B-52.